loading...

Jadi Stimulus Pemulihan Ekonomi, BI Minta Pemerintah NTT Percepat Pengeluaran

PANDEMI Covid-19 memberikan dampak pada perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini. Namun masih ada harapan untuk pertumbuhan ekonomi pada tri wulan ke tiga sampai pada akhir tahun 2020 nanti di NTT.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kupang, I Nyoman Ariawan Atmaja Kantor saat memberikan sambutan pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank NTT, Jumat (17/7/2020), di Kupang.

Nyoman mengatakan, pada triwulan ke tiga diperkirakan ekonomi NTT akan tumbuh menjadi tiga sampai empat persen. Bahkan dia memperkirakan pada akhir tahun 2020 berada dikisaran empat persen.

“Jadi, ini masih ada kesempatan untuk berubah. Apalagi bapak gubernur sudah mengeluarkan peraturan gubernur mengenai New Normal. Ini akan sangat mendorong perekonomian kita di NTT,” Kata Nyoman.

Menurutnya, perekonomian NTT sangat ditopang oleh dua hal. Yaitu, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah. Untuk itu dirinya berharap agar adanya percepatan pengeluaran dari pihak pemerintah NTT, terutama di wilayah provinsi, kota dan kabupaten.

“Ini sangat membantu pertumbuhan kita. Sehingga itu akan menjadi stimulus dalam pemulihan ekonomi kita di NTT. Kalau pemulihan ekonomi nasional sudah dilakukan. Dan ini perlu kita bergerak kembali untuk pemulihan ekonomi di Provinsi NTT,” ujar Nyoman.

Lebih lanjut dia menyebutkan, pemberlakuan protokol kesehatan Covid-19 di NTT masih sangat berdampak. Namun dia yakin pertumbuhan positif masih bisa dilakukan. (HZN)

loading...

promoNTT.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Tiga Narapidana Lapas Waikabubak Dipindahkan ke Nusakambangan

Sen Jul 20 , 2020
TIGA Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau yang dulu dikenal dengan Nara Pidana […]
error

Bagikan ke Teman

RSS
Follow by Email
Twitter
Instagram
%d blogger menyukai ini: