loading...

Marius Bantah Kabar 17 Perawat RSU Prof W.Z. Yohanes Kupang Positif Covid-19, Ini Kondisi Sebenarnya

Ilustrasi: Tenaga medis mengenakan APD

KABAR yang merebak mengenai 17 perawat yang bertugas di RSUD Prof. Dr. W. Z. Yohanes Kupang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 ternyata tidak benar. Pemberitaan ini disangkal langsung oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Jelamu Ardu Marius, dalam keterangan pers nya hari Senin (18/5/2020).

“Kami tegaskan bawah tidak ada satupun paramedis yang terpapar virus corona. Sudah diambil sampel swab dari semua dan hasilnya negatif,” jelas Marius.

Marius justru menghimbau warga NTT untuk tetap tenang sembari terus memberikan dukungan kepada seluruh tenaga medis yang bertugas di seluruh daerah di Nusa Tenggara Timur. Ia menyebut, para tenaga medis termasuk dokter, perawat merupakan garda terdepan dalam program percepatan penanganan karena bertanggungjawab merawat tak hanya pasien yang terkonfirmasi Covid-19 namun juga ikut mengontrol PDP, ODP dan OTG.

Di samping itu, ia juga mengkonfirmasi bawah para tenaga medis yang bertugas di RS Wirasakti Kupang telah mengikuti protokol kesehatan yang sama dan pemerintah terus memeriksa kondisi kesehatan mereka tidak hanya dari virus corona, tapi juga penyakit lainnya.

Seluruh dokter dan tenaga medis yang bertugas saat ini dikarantina di Hotel Sasando agar tetap terjaga kondisinya, termasuk untuk kebersihan, makan dan juga tidak bertemu dulu dengan keluarga selama bertugas.

Terkait adanya penambahan kasus di beberapa daerah di NTT, Marius hanya bisa mengharapkan perhatian yang penuh dari para pimpinan wilayah terhadap para petugas medis yang bertugas di daerah.

“Seluruh protapnya sudah ada, tinggal sekarang bagaimana eksekusinya di lapangan,” tutupnya. (MCS)

loading...

promoNTT.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Asyik! Listrik Gratis Diperpanjang Sampai September

Sen Mei 18 , 2020
PEMERINTAH memperpanjang pembebasan dan diskon tarif listrik untuk pelanggan kapasitas 450 VA […]
error

Bagikan ke Teman

RSS
Follow by Email
Twitter
Instagram
%d blogger menyukai ini: